INILAH 16 OBJEK WISATA WAJIB DI ALOR NUSA TENGGARA TIMUR (Bagian 3-Tamat) 2026-01-06 15:55

Air Terjun Mataru

 

Kabupaten Alor dengan ibu kotanya Kalabahi yang merupakan pulau tersendiri di ujung timur Nusa Tenggara Timur (NTT) lebih populer di kalangan para penyelam. Karena titik-titik selamnya memang kelas dunia, setara dengan Raja Ampat dan Taman Nasional Komodo. Tapi bukan berarti selain aktivitas selam nggak ada lagi yang menarik di Alor. Justru banyak! MyTrip pernah mengadakan open trip ke Alor pada Mei 2024 dengan jumlah peserta 20 orang. Saat itu kami mengunjungi dan mengeksplor 16 objek wisata wajib di Alor. Apa saja?

 

Bagian 1 baca di sini. Bagian 2 baca di sini.

 

12. Air Terjun Mataru

Rombongan MyTrip di Air Terjun Mataru

 

Terletak di Desa Taman Mataru Kecamatan Mataru, inilah air terjun tertinggi di Alor, tingginya +/-20 m. Suasananya masih sangat asri, dengan batu-batu besar terhampar di depan kolam alami yang terbentuk di bawahnya. Air terjunnya jatuh mengaliri tebing berbatu yang cukup lebar. Keberadaan pohon besar yang akar-akarnya tampak mencuat di atas bebatuan makin membuat eksotis pemandangannya.

 

Air Terjun Mataru sungguh eksotis

 

Untuk ke sini, setelah mobil di parkir yang di tempat yang aman, kita masih harus berjalan kaki melintasi jalanan berbatu lalu disambung jalur tanah merah gembur yang di beberapa bagian sangat curam. Tapi tidak terlalu panjang jalurnya, hanya hitungan menit. Tak ada fasilitas apa pun di sini. Jadi kalau mau main air, ganti bajunya ya di balik batu.

 

Jalur curam menuju Air Terjun Mataru

 

13. Hot Spring di Kampung Tuti Adagae

Sumber air panas alami ini muncrat keluar dari retakan batu alam

 

Sumber air panas alami ini muncrat keluar dari retakan batu alam dan membentuk sungai kecil dan dangkal. Karena mengandung belerang, bebatuannya sebagian menjadi berwarna kuning atau bahkan merah kecoklatan. Untuk mencapainya cukup menantang karena jalanan untuk mobil pun tidak beraspal, bahkan ada cekungan yang agak sulit dilalui mobil. Usai mobil di parkir, kita masih harus berjalan kaki cukup jauh di tengah suasana panas terik karena hampir tak ada naungan pohon besar.

 

Mobil pun terhambat di jalur ini

 

Suasana panas terik dan kering menuju hot spring

 

14. Goa Maria

 

Ini bukanlah objek wisata massal, melainkan tempat ziarah umat Katolik. Goa ini dibangun atas inisiatif umat Katolik setempat. Lokasinya di Desa Tombang Kecamatan Teluk Mutiara.

 

15. Pasar Rakyat Kadelang

 

Selain ke pasar barter, tak ada salahnya mampir juga ke Pasar Rakyat Kadelang. Ya ini memang pasar tradisional biasa yang menempati sebuah bangunan beratap tinggi, tempat warga lokal menjual hasil bumi maupun kebutuhan sehari-hari. Mau cari kain tenun Alor dan kain NTT lainnya bisa di sini. Atau tertarik membeli aneka macam beras yang diolah secara tradisional? Bisa beli juga di sini.

 

Cari kain tenun di Pasar Rakyat Kadelang

 

16. Pantai Sebanjar/Pink Beach

Menikmati sunset di Pantai Sebanjar

 

Pantai pink-nya Alor ini terletak di Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut. Warna pink pasirnya memang nggak setegas Pink Beach di Labuan Bajo. Tapi kalau soal kecantikan sunset-nya, tiada tara. Jadi ke sini memang sebaiknya saat sore menjelang matahari terbenam. Pokoknya kalau cuaca cerah, tidak mendung, sunset di Pantai Sebanjar ini pasti merah merona. Jarang gagal lah sunset di Alor.

 

CARA MENUJU ALOR

Akses utama dan tersingkat menuju Alor adalah melalui jalur udara. Bandara Mali Alor (ARD) melayani penerbangan dari Kupang, ibu kota Provinsi NTT. Hanya Wings Air (pesawat ATR, baling-baling) yang melayani rute ini, tak ada pilihan. Kalau dari Jakarta atau Surabaya, kita bisa memesan tiket connecting, sehingga di Kupang hanya transit, tidak perlu mengeluarkan bagasi.

 

Boarding room Bandara Mali Alor, cantik!

 

Dari Bandara Mali kita dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Kalabahi, pusat aktivitas dan akomodasi, sekaligus ibu kota Kabupaten Alor, dengan mobil 20-30 menit.

 

WAKTU TERBAIK BERKUNJUNG

 

Yang terbaik tentu pada musim kemarau, antara April hingga Oktober. Pada periode ini cuaca relatif cerah, laut lebih tenang, dan visibilitas bawah laut sangat baik —ideal untuk menyelam dan snorkeling. Bulan Mei hingga September sering dianggap sebagai waktu paling ideal bagi penyelam profesional maupun pemula.

 

Mau ke Alor tanpa repot? Yuk ikut tripnya bersama MyTrip. Hubungi WhatsApp 0811821006.

 

Teks: Mayawati NH (Maya The Dreamer) Foto: Edy Santoso, Mayawati NH, Dok. MyTrip
Comment